Roycke Langie Dipromosikan Jadi Astamaops Kapolri, Yudho Hermanto Disiapkan Jadi Kapolda Sulut
MANADO — Jabatan Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) kembali berganti. Irjen Pol Roycke Harry Langie, SIK, MH disebut mendapat promosi untuk menduduki jabatan strategis sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri) di Mabes Polri.
Dalam mutasi tersebut, posisi Kapolda Sulut disebut akan dipercayakan kepada Brigjen Pol Yudho Hermanto, SIK, MM, yang sebelumnya menjabat Karopaminal Divpropam Polri.
Pergantian jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026. Selanjutnya, proses tersebut masih menunggu pelaksanaan Serah Terima Jabatan (Sertijab).
Roycke Langie Promosi ke Mabes Polri
Roycke Harry Langie merupakan putra Sulawesi Utara asal Minahasa Selatan. Ia menjabat sebagai Kapolda Sulut sejak 20 September 2024.
Dalam mutasi kali ini, Roycke disebut dipercaya mengisi jabatan Astamaops Kapolri yang sebelumnya dijabat Komjen Pol Muhammad Fadil Imran.
Dengan jabatan tersebut, Roycke diperkirakan akan menyandang pangkat jenderal polisi bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen) Polri.
Jabatan Astamaops Kapolri memiliki tugas strategis dalam membantu Kapolri, khususnya dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian operasi kepolisian.
Selain itu, bidang tersebut juga berkaitan dengan pengawasan manajemen keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta pengelolaan kerja sama Polri dengan kementerian dan lembaga terkait.
Promosi tersebut disebut menjadi catatan tersendiri bagi Roycke Langie. Ia disebut menjadi salah satu putra Sulawesi Utara yang mendapat kepercayaan menduduki jabatan strategis di tingkat Mabes Polri.
Yudho Hermanto Disiapkan Gantikan Roycke
Sementara itu, Brigjen Pol Yudho Hermanto disebut mendapat kepercayaan untuk menggantikan Roycke Langie sebagai Kapolda Sulut.
Yudho Hermanto merupakan perwira Polri kelahiran 6 November 1974 dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1997.
Karier Yudho cukup banyak bersentuhan dengan bidang pengamanan internal dan Propam Polri. Sebelum mendapat promosi sebagai Kapolda Sulut, ia menjabat Karopaminal Divpropam Polri sejak 12 Maret 2025.
Sebelumnya, Yudho juga pernah dipercaya sebagai Sesropaminal Divpropam Polri.
Rekam jejak kariernya dimulai dari sejumlah penugasan di kewilayahan. Setelah beberapa tahun berdinas, ia dipercaya menjabat Kapolsek Cilegon.
Pada 2015, Yudho mendapat promosi sebagai Kapolres Salatiga. Setahun kemudian, ia kembali dipercaya menduduki jabatan Kapolres Cilacap.
Pengalaman di kewilayahan tersebut kemudian mengantarkannya berkarier di lingkungan Divpropam Polri.
Pada 2017, Yudho dipercaya menjabat Kasubbag Trimlap Bagyanduan. Selanjutnya, pada 2020, ia mendapat promosi sebagai Kabid Propam Polda Banten.
Masih pada tahun yang sama, Yudho kembali ditarik ke Mabes Polri dan dipercaya menduduki jabatan Kabag Binpam Ropaminal Divpropam Polri.
Kariernya kemudian berlanjut sebagai Sesropaminal Divpropam Polri hingga akhirnya dipercaya menjadi Karopaminal Divpropam Polri pada 12 Maret 2025.
Wakapolda Sulut Juga Berganti
Mutasi tersebut disebut tidak hanya menyentuh posisi Kapolda Sulut. Jabatan Wakapolda Sulut juga ikut mengalami pergantian.
Brigjen Pol Awi Setiyono, SIK, MHum, disebut dimutasi untuk menduduki jabatan Widyaiswara Lemdiklat Polri.
Posisi Wakapolda Sulut selanjutnya disebut akan dipercayakan kepada Brigjen Pol Susetyo Cahyadi, SIK, MH.
Dengan adanya perubahan tersebut, struktur pimpinan Polda Sulut dipastikan mengalami penyegaran.
Pergantian Kapolda dan Wakapolda ini selanjutnya akan resmi setelah seluruh proses administrasi dan Sertijab dilaksanakan.
Publik Sulawesi Utara kini menanti langkah kepemimpinan Yudho Hermanto dalam memimpin Polda Sulut, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta meningkatkan pelayanan kepolisian di wilayah Bumi Nyiur Melambai.
Redaksi



