Niat Selamatkan Anak, Fransiskus Manda Tenggelam di Perairan Wolowaru, Ende
Ende, Flores NTT – Fajarinvestigasinews.com
Seorang ayah bernama Fransiskus Manda (40) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat berupaya menyelamatkan anaknya yang hampir tenggelam di Perairan Pantai Mbuli, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Kamis, 1 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WITA. Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere pada pukul 18.55 WITA di hari yang sama.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa kronologi kejadian diterima dari Kepala Desa Kerang, Kecamatan Wolowaru.
“Pada pukul 15.30 WITA, korban bersama anaknya berenang di Pantai Mbuli untuk mengisi libur Tahun Baru. Sekitar pukul 16.00 WITA, anak korban mengalami kondisi hampir tenggelam dan berhasil diselamatkan oleh korban. Namun saat itu gelombang laut cukup tinggi, sehingga korban kehabisan tenaga dan napas saat berusaha kembali ke tepian,” ujar Fathur Rahman.
Anak korban berhasil selamat dan mencapai daratan, namun Fransiskus Manda terseret gelombang dan tenggelam.
Setelah menerima laporan, Tim Rescue Kantor SAR Maumere segera dikerahkan ke lokasi kejadian dengan membawa rubber boat serta peralatan selam. Operasi pencarian dilakukan bersama Tim SAR Gabungan sejak pukul 06.00 WITA keesokan harinya.
“Pada pukul 07.40 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia setelah melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka,” jelas Fathur Rahman.
Unsur Tim SAR Gabungan yang Terlibat:
Aparat Desa Mbuli Waralau – 3 orang
Camat Kecamatan Wolowaru – 1 orang
Babinsa Wolowaru – 2 orang
Personel Polsek Wolowaru – 3 orang
Nelayan dan masyarakat setempat – ±60 orang
Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya berenang di laut saat gelombang tinggi, sekaligus meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat atas pengorbanan seorang ayah demi menyelamatkan anaknya.
Redaksi (Yuven Fernandez)



