MANADO – fajarinvestigasinews.com
Di tengah kesibukan menjalankan tugas sebagai pimpinan kepolisian, Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim), AKBP Golfried Hasiolan Pakpahan, S.H., M.Si., kembali menunjukkan sisi humanis seorang pemimpin. Bersama sang istri, ia menyempatkan diri menjenguk wartawan sekaligus Sekretaris Bidang Pembelaan Hukum Pokja PWI Kota Manado, Nina Rumondor, yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit TNI AD Wolter Monginsidi, Teling, Manado.
Kunjungan yang berlangsung pada malam hari sekitar pukul 21.00 WITA di Ruang Melati tersebut menghadirkan suasana haru dan penuh kehangatan. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Boltim itu bersama istri membuat sejumlah wartawan yang saat itu sedang menjenguk Nina merasa terkejut sekaligus tersentuh.
Dengan penuh keramahan, AKBP Golfried Hasiolan Pakpahan memperkenalkan diri kepada seluruh yang hadir.
“Selamat malam, saya Kapolres Boltim, ini bersama istri saya,” ucapnya dengan senyum hangat.
Bagi Nina Rumondor, kunjungan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Pasalnya, ia mengaku baru pertama kali bertemu secara langsung dengan Kapolres Boltim, namun perhatian yang diberikan begitu besar di saat dirinya sedang berjuang melawan sakit.
“Saya merasa sangat terhormat. Di saat saya sedang tidak berdaya karena sakit, saya justru didatangi langsung oleh Bapak Kapolres bersama Ibu. Saya sama sekali tidak menyangka beliau rela datang jauh-jauh hanya untuk memberikan semangat dan mendoakan saya,” ungkap Nina dengan penuh haru.
Tidak sekadar datang menjenguk, AKBP Golfried Hasiolan Pakpahan juga mengajak seluruh yang berada di ruangan untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi kesembuhan Nina. Sikap tersebut menjadi gambaran nyata kepedulian seorang pemimpin yang tidak hanya hadir dalam tugas kedinasan, tetapi juga menunjukkan empati terhadap sesama.
Momen yang paling menyentuh terjadi saat Kapolres Boltim terlebih dahulu meminta izin kepada Nina sebelum memimpin doa, mengingat keduanya memiliki keyakinan yang berbeda. Tindakan sederhana namun sarat makna itu menjadi contoh nyata penghormatan terhadap keberagaman dan nilai toleransi antarumat beragama.
“Terima kasih banyak kepada Bapak dan Ibu Kapolres Boltim yang sudah datang langsung mendoakan saya. Walaupun kami berbeda agama, Bapak terlebih dahulu meminta izin kepada saya sebelum memimpin doa. Sikap itu sangat menyentuh hati saya dan keluarga,” tutur Nina.
Kehadiran Kapolres Boltim bersama istri juga mendapat apresiasi dari kalangan wartawan yang berada di lokasi. Mereka menilai AKBP Golfried Hasiolan Pakpahan merupakan sosok pemimpin yang dikenal dekat dengan insan pers dan selalu membuka ruang komunikasi yang baik dengan para jurnalis.
Di tengah dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks, tindakan sederhana namun penuh makna tersebut menjadi bukti bahwa kepemimpinan tidak hanya diukur dari keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Lebih dari itu, seorang pemimpin juga dituntut memiliki kepekaan sosial, empati, dan kepedulian terhadap sesama.
Kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi Nina Rumondor beserta keluarga. Nilai kemanusiaan, kasih, dan toleransi yang ditunjukkan Kapolres Boltim bersama istri menjadi teladan bahwa kepedulian kepada sesama dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama kepada mereka yang sedang menghadapi cobaan karena sakit.
Di tengah kehidupan yang kerap dipenuhi kesibukan dan perbedaan, sikap yang ditunjukkan AKBP Golfried Hasiolan Pakpahan dan istri menjadi pengingat bahwa kasih, empati, dan penghormatan terhadap sesama tetap menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan kemanusiaan yang harmonis.
Redaksi



